Sabtu, 05 November 2011

Rayuab Gombal

eh ,, malam ini banyak bintang yah !!!
tak seperti biasa nya, mungkin karena malam ini rasa kasih sayang ku lebig banyak..
Asekkk ;;;;

nona , liat bunga di taman ? cantik sekali yah , ya maksudnya secantik wajahmu...

aku butuh kemoceng nih!!! buat apa? buat membersihkan wajahmu yang jelek  ,, wahh maaf aja ini cuma bercanda

TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT...

Lirik lagu A7x "SEIZE THE DAY"


Seize the day, or die regretting the time you lost
It’s empty, and cold without you here, too many people to Ache over
I see my vision burn, I feel my memories fade with time
But I’m too young to worry
These streets we travel on will undergo our same lost past
I found you here, now please just stay for a while
I can move on with you around
I hand you my mortal life, but will it be forever?
I’d do anything for a smile, holding you ’til our time is done
We both know the day will come, but I don’t want to leave you
I see my vision burn, I feel my memories fade with time
But I’m too young to worry (a melody, a memory, or just one Picture)
Seize the day, or die regretting the time you lost
It’s empty, and cold without you here, too many people to Ache over
Newborn life replacing all of us, changing this fable we live In
No longer needed here so where do we go?
Will you take a journey tonight, follow me past the walls of Death?
But girl, what if there is no eternal life?
I see my vision burn, I feel my memories fade with time
But I’m too young to worry (a melody, a memory, or just one Picture)
Seize the day, or die regretting the time you lost
It’s empty, and cold without you here, too many people to Ache over
Trials in life, questions of us existing here, don’t wanna Die alone without you here,
Please tell me what we have is real
So, what if I never hold you, yeah, or kiss your lips again?
Whoah, so I never want to leave you, and the memories of Us to see
I beg don’t leave me
Seize the day, or die regretting the time you lost
It’s empty, and cold without you here, too many people to Ache over
Trials in life, questions of us existing here, don’t wanna Die alone without you here
Please tell me what we have is real
Silence you lost me, no chance for one more day [x2 then Continues in the background]
I stand here dreaming alone
Falling away from me, no chance to get back home [x2]

PERLAWANAN DIPENOGORO


Perlawanan Diponegoro (1825 – 1830)
Perlawanan rakyat Jawa di bawah pimpinan Pangeran Diponegoro merupakan
pergolakan terbesar yang dihadapi pemerintah kolonial Belanda di Jawa. Pemerintah
kolonial Belanda mengalami kesulitan mengatasi perlawanan ini dan menanggung
biaya yang sangat besar. Adapun sebab-sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat
dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus.
a. Sebab-Sebab Umum
1) Wilayah Mataram semakin dipersempit dan terpecah
Karena ulah penjajah, kerajaan Mataram yang besar, di bawah Sultan Agung
Hanyokrokusumo, terpecah belah menjadi kerajaan yang kecil. Melalui
perjanjian Gianti 1755, kerajaan Mataram dipecah menjadi Kasunanan
Surakarta dan Kesultanan Ngayoyakarta. Dengan perjanjian Salatiga 1757
muncullah kekuasaan baru yang disebut Mangkunegaran dan pada tahun
1813 muncul kekuasaan Pakualam. Kenyataan inilah yang dihadapi oleh
Diponegoro.
2) Masuknya adat Barat ke dalam kraton
Pengaruh Belanda di kraton makin bertambah besar. Adat kebiasaan kraton
Yogyakarta seperti menyajikan sirih untuk Sultan bagi pembesar Belanda
yang menghadap Sultan, dihapuskan. Pembesar-pembesar Belanda duduk
sejajar dengan sultan. Yang paling mengkhawatirkan adalah masuknya
minuman keras ke kraton dan beredar di kalangan rakyat.
3) Belanda ikut campur tangan dalam urusan
kraton
Campur tangan yang amat dalam mengenai
penggantian tahta dilaksanakan oleh Belanda.
Demikian pula mengenai pengangkatan birokrasi
kerajaan. Misalnya pengangkatan beberapa
pegawai yang ditugaskan untuk memungut pajak.
4) Hak-hak para bangsawan dan abdi dalem
dikurangi
Telah terjadi kebiasaan bahwa kepada keluarga
raja (sentana dalem), memberikan jaminan hidup
berupa tanah apanase, juga kepada pegawai
kerajaan (abdi dalem) diberikan gaji berupa tanah
lungguh. Pada masa Kompeni maupun masa
kolonial Inggris dan Belanda, banyak tanah-tanah
tersebut diambil oleh pemerintah kolonial. Dengan
demikian para bangsawan (sentana dalem) dan para abdi banyak yang
kehilangan sumber penghasilan. Akibatnya di hati mereka timbul rasa tidak
senang karena hak-haknya dikurangi, termasuk hak-hak raja dan kerajaan.
5) Rakyat menderita akibat dibebani berbagai pajak
Berbagai macam pajak yang dibebankan pada rakyat, antara lain:
- pejongket (pajak pindah rumah);
- kering aji (pajak tanah);
- pengawang-awang (pajak halaman-pekarangan);
- pencumpling (pajak jumlah pintu);
- pajigar (pajak ternak);
- penyongket (pajak pindah nama);
- bekti (pajak menyewa tanah atau menerima jabatan).
b. Sebab Khusus
Sebab yang meledakkan perang ialah provokasi yang dilakukan penguasa
Belanda seperti merencanakan pembuatan jalan menerobos tanah Pangeran
Diponegoro dan membongkar makam keramat. Sebagai protes patok-patok (tanda
dari tongkat kayu pendek) untuk pembuatan jalan dicabut dan diganti dengan
tombak-tombak. Residen Smissaert berusaha mengadakan perundingan tetapi,
Pangeran Diponegoro tidak muncul, hanya mengirim wakilnya, Pangeran
Mangkubumi. Asisten Residen Chevallier untuk menangkap kedua pangera digagalkan oleh barisan rakyat di
Tegalreja. Mereka telah meninggalkan
tempat. Pangeran Diponegoro pindah ke
Selarong tempat ia memimpin perang.
Pangeran Diponegoro minta kepada
Residen agar Patih Danurejo dipecat.
Surat baru mulai ditulis mendadak rumah
Pangeran Diponegoro diserbu oleh
serdadu Belanda di bawah pimpinan
Chevailer. Diponegoro menyingkir dari
Tegalrejo beserta keluarganya. Rumah
Pangeran Diponegoro dibakar habis. Dia
diikuti oleh Pangeran Mangkubumi. Pergilah mereka ke Kalisoka dan dari sanalah
meletus perlawanan Pangeran Diponegoro (20 Juli 1825). Banyak para pangeran dan
rakyat menyusul Pangeran Diponegoro ke Kalisoka untuk ikut melakukan perlawanan
dengan berlandaskan tekad perang suci membela agama Islam (Perang Sabil)
menentang ketidakadilan. Dari Kalisoka pengikut Pangeran Diponegoro tersebut
dibawa ke Goa Selarong, jaraknya 7 pal (13 km) dari Yogyakarta. Pasukan Belanda
yang mengejar Pangeran Diponegoro dapat dibinasakan oleh pasukan Pangeran
Diponegoro di bawah pimpinan Mulya Sentika. Yogyakarta menjadi kacau, prajurit
Belanda dan Sultan Hamengku Buwana V menyingkir ke Benteng Vredenburg.
c. Jalannya Perlawanan
Dari Selarong, tentara Diponegoro mengepung kota Yogyakarta sehingga Sultan
Hamengku Buwana V yang masih kanak-kanak diselamatkan ke Benteng Belanda.
Perang berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya dengan siasat perang gerilya
dan mendadak menyergap musuh. Pangeran Diponegoro ternyata seorang panglima
perang yang cakap. Berkali-kali pasukan Belanda terkepung dan dibinasakan. Belanda
mulai cemas. Dipanggillah tentaranya yang berada di Sumatera, Sulawesi, Semarang,
dan Surabaya untuk menghadapi laskar Diponegoro. Namun, usaha itu sia-sia.
Pusat pertahanan Diponegoro dipindahkan ke Plered. Dari sini gerakan
Diponegoro meluas sampai di Banyuwangi, Kedu, Surakarta, Semarang, Demak,
dan Madiun. Kemenangan yang diperoleh Diponegoro membakar semangat rakyat
sehingga banyak yang menggabungkan diri. Bupati daerah dan bangsawan kraton
banyak juga yang memihak kepadanya. Misalnya Bupati Madiun, Bupati Kertosono,
Pangerang Serang, dan Pangeran Suriatmojo dari Banyumas.
Di Plered, Pangeran Diponegoro sempat dinobatkan menjadi sultan dengan
gelar Sultan Abdul Hamid Herucakra Amirul Mukminin Sayidin Panatagama
Khalifatullah Tanah Jawa, berpusat di Plered. Tanggal 9 Juni 1862 Plered diserbu
Belanda. Pertahanan dipimpin oleh Kerta Pengalasan. Dalam perang tersebut,
Pangeran Diponegoro dibantu seorang yang gagah berani, bernama Sentot dengan
gelar Alibasyah Prawirodirjo, putra dari Bupati Madiun Raden Ronggo Prawirodirjo.
Sumber: SNI IV, Mawarti D, Balai Pustaka hal 373
Gambar 5.18 Pangeran Diponegoro dengan pasukan-pasukannya
86 IPS SMP/MTs Kelas VIII
Dari Plered, pertahanan Pangeran Diponegoro dipindahkan
lagi ke Deksa.
Belanda mengalami kesulitan dalam menghadapi pasukan
Diponegoro. Belanda terpaksa mendatangkan pasukan
tambahan dari negeri Belanda. Namun, pasukan tambahan
Belanda tersebut dapat dihancurkan oleh pasukan Diponegoro.
Akibat berbagai kekalahan perang pada periode tahun
1825 – 1826 Belanda pada tahun 1827 mengangkat Jenderal
De Kock menjadi panglima seluruh pasukan Belanda di Jawa.
Belanda menggunakan siasat perang baru yang dikenal
dengan ”Benteng Stelsell”, yaitu setiap daerah yang dikuasai
didirikan benteng untuk mengawasi daerah sekitarnya.
Antara benteng yang satu dan benteng lainnya dihubungkan
oleh pasukan gerak cepat.
Benteng Stelsell atau Sistem Benteng ini mulai dilaksanakan
oleh Jenderal De Kock pada tahun 1827. Tujuannya adalah
untuk mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro dengan
jalan mendirikan pusat-pusat pertahanan berupa bentengbenteng
di daerah-daerah yang telah dikuasainya.
Dengan adanya siasat baru ini perlawanan pasukan Diponegoro makin lemah.
Di samping itu Belanda berusaha menjauhkan Diponegoro dari pengikutnya.
d. Akhir Perlawanan
Penyerahan para pangeran ini secara berturut-turut sangat memukul perasaan
Diponegoro. Dalam menghentikan perlawanan Diponegoro, Belanda menempuh
jalan yang mungkin. Rupanya Belanda memakai prinsip menghalalkan cara untuk
mencapai tujuan dalam menghadapi Diponegoro.
Belanda mengajak Pangeran Diponegoro untuk berunding di Magelang, Belanda
berjanji seandainya perundingan gagal, Pangeran Diponegoro boleh melanjutkan
kembali ke medan perang.
Perundingan ini baru dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 1830, setelah Diponegoro
beristirahat selama 20 hari karena bulan Ramadhan. Ternyata perundingan ini
menemui kegagalan dan dalam perundingan itulah Pangeran Diponegoro ditangkap.
Belanda telah mengkhianati Diponegoro. Belanda telah mengkhianati janjinya. Dari
Magelang Diponegoro dibawa ke Semarang dan Batavia. Akhirnya diasingkan ke
Manado tanggal 3 Mei 1830. Pada tahun 1834 ia dipindahkan ke Makasar (sekarang
Ujung Pandang) dan wafat tanggal 8 Januari 1855 dalam usia 70 tahun.n,
disadurcdari buku IPS dengan pengarang : bambang tri purwanto , sunardi , penny rahmawtty , sutarto , nanang H

Agnes Monica Rela Berkorban demi Sea Games

VIVAnews - Perhelatan Sea Games 2011 hanya tinggal menghitung hari, namun ada satu penyanyi berbakat yang sedang giat untuk persiapannya mengisi acara pekan olahraga se-Asia Tenggara tersebut.
Agnes Monica nampaknya tengah disibukkan mencari kostum terbaiknya untuk menunjang dirinya agar bisa menyukseskan momentum Sea Games nanti yang akan diselenggarakan pada 11-22 November 2011.

"Aku hari ini lagi mencoba baju untuk Sea Games. Dengan Anne Avantie, aku merasa cocok ya, karena dia sudah thau karakter aku. Ini sebenarnya kan, kebaya biasa, cuma aku ingin celananya dibikin pendek, terus ada klasik kebayanya juga," ujar Agnes saat ditemui di Butik Anne Avantie, Grand Indonesia, Sabtu 5 Oktober 2011.

Agnes mengaku dirinya merelakan meninggalkan kesibukannya di Amerika Serikat demi Sea Games.
"Lagu segala macam sudah oke, aransemen juga. Memang nanti bahasanya juga ada bahasa Inggris, karena biar semua orang mengerti aku baru datang dari Amerika. Memang salah satu alasannya, karena saya sudah ada komitmen dengan Sea Games. Sebenarnya, pengen aku di sana terus cuma kan aku harus mengurus komitmen untuk Sea Games," ujar Agnes.

Untuk Sea Games sendiri, Agnes Monica mengaku mendukung para atlet yang akan bertanding nanti. "Kalau optimis harus dong. Tapi, PR-nya kan di mereka. Kalau mereka benar-benar, harus dilihat porsi persiapan latihan sama nggak dengan optimisme mereka, saya terus mendukung," kata dia. (eh)
• VIVAnews

Curhat!!

eh , kawan !!!
aku mau curhat nih sama kalian !
mau di dengerin gak ?
kalo mau mari aku mulai ...
aku sekarang lagi main nih ,serru tau !
udah dulu yah curhat dari aku ..
hehe :D
TERIMAKASIH

Berita Hari ini 5 November 2011

Sabtu, 5 November 2011, 15:02 WIB
Antique
Jembatan Suramadu (Eric Ireng)
BERITA TERKAIT
 
VIVAnews - Antisipasi antrian dan lonjakan penumpang di mudik Hari Raya Idul Adha 1432, pengelola Jembatan Suramadu siagakan petugas 'jemput bola'. Tidak seperti hari biasa, petugas jemput bola tidak duduk, tetapi berdiri menghampiri pengendara yang akan menyeberang melalui Suramadu.

"Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan atau antrian di loket tiket," kata Kepala Gerbang Tol Suramadu, Suhariono, Sabtu 5 Nopember 2011.

Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan, setiap jelang Idul Adha, arus kendaraan yang hendak melintas di Suramadu meningakat. Yakni, adanya budaya 'Toron' yang selalu dilakukan masyarakat Madura. "Dari sejumlah wilayah di Jatim, warga Madura sebagian besar tak mau melewatkan itu, mudik ke kapung halaman di Madura," tuturnya.

Pengelola Suramadu mencatat, pada 2010 lalu, kendaraan roda dua yang menyeberang melalui Suramadu mencapai 34 ribu unit dan jenis mobil mencapai enam ribu unit.
Jumlah itu diprediksi meningkat hingga 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Dan puncaknya akan terjadi setelah salat Ied. "Banyak pemudik memilih setelah salat Ied kemudian Toron. Sesudah pelaksanaan salat itulah pengendara yang akan menyeberang meningkat," lanjutnya.

Untuk mengimbanginya, agar tidak terjadi penumpukan atau antrean panjang, sebanyak 110 orang petugas gabungan di antaranya, Jasa Marga dan Unit PJR Tol Suramadu serta dibantu petugas keamanan diturunkan.
Sedangkan guna kelancaran perjalanan, petugas menghimbau agar pengendara sebelumnya menyiapkan uang pas Rp3 ribu. Dan, jika berboncengan motor disarankan agar yang membawa uang receh. Termasuk, agar pengendara tidak berhenti di sepanjang jembatan demi lancarnya arus lalu lintas dan keamanan.

Sementara itu, di Dermaga Penyeberangan Ujung, hingga Sabtu siang, belum tampak terjadi lonjakan penumpang. Itu diprediksi akan terjadi pada petang dan malam hari. Termasuk, jumlahnya diperkirakan juga akan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa.

"H-1 Idul Adha ini diperkirakan menjadi puncak Toron. Sedangkan arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu hingga Senin, 6 dan 7 Nopember 2011," kata Kepala PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya, Elvi Yoza.

"Siang ini belum tampak peningkatan. Hanya tadi pagi terlihat lebih ramai. Diperkirakan memang puncaknya hari ini sampai sore nanti," lanjutnya. (Laporan: Tudji Martudji | Surabaya)
• VIVAnews

simbol

SIMBOL
☺♂♫☺N╬●◄▲□☺♂Ωⱨ◄│♫♣☼◘♯₪ῤ

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...