Sabtu, 12 November 2011

Keunikan Lagu Nusantara


1.Keunikan Lagu Nusantara
Keunikan adalah Hal yang terdapat pada karya seni dari segi:
a.Bunyi Musik

b. Irama
Irama adalah urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar musik. Irama sebagai gerak teratur yang selalu mengikuti jalan melodi akan tetapi irama akan tetap berjalan walaupun melodi berhenti. Irama merupakan gerak musik yang teratur serta tidak tampak dalam lagu melainkan dapat dirasakan setelah lagu tersebut dialunkan.
Ada beberapa ahli yang mendefinisikan irama, namun secara umum memiliki makna yang sama. Irama merupakan urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar music dan tari ( Jamalus : 1989 ). Sedangkan M. Soehartono (1986 ), menyatakan irama sebagai gerak yang teratur, dimana selalu mengikuti jalan melodi. Akan tetapi, irama tetap berjalan walaupun melodi berhenti. Irama bisa berjalan tanpa adanya melodi (tinggi rendah), gerak, dengan panjang pendeknya ayunan.
Irama mempunyai keterkaitan erat dengan panjang pendeknya not dan berat ringannya aksen pada not. Sehingga, kemahiran dalam membaca tanda diam sama pentingnya dengan membaca not. Demi tercapainya harmoni lagu, notasi harus berharga sesuai tuntutan harmonisasi lagu walaupun sering tidak lazim misalnya sebagai berikut :
1. Duol berbentuk garis lengkung dan angka 2 di atas atau di bawah dua nada untuk mengubah nada di bawahnya menjadi satu sentengah kali nilai ketukanya dari dua nada tersebut
2. Triool berbentuk garis lengkung dan 3 angka di atas atau di bawah tiga buah not yang berfungsi mengubah not menjadi dua pertiga dari ketiga not tersebut.
3. Kwartool berbentuk garis lengkung dengan angka 4 pada empat buah not yang mengubah keempat buah not yang ada di atas atau di bawah menjadi bernilai ¾ dari nilai not sebelumnya
4. Kwintool berbentuk garis lengkung dan angka 5 di atas atau di bawah lima not yang berfungsi mengubah nilai not tersebut menjadi bernilai 4/5 dari nilai keseluruhan not sebelumnya.
Selain itu, di dalam irama juga masih banyak unsur pendukung lain, yaitu birama, pola irama, dan membirama.
Birama merupakan ketukan- ketukan yang datang berulang- ulang dengan teratur dalam waktu yang sama ( Atan Hamdja : 1989 : 26 ). Birama juga dapat diartikan sebagai ayunan rangkaian gerak kelompok beberapa pulsa, yang pulsa pertama mendapat aksen kuat, sedangkan lainnya tidak, berlangsung secara berulang- ulang dan teratur ( Jamalus : 1989 ). Birama juga mempunyai 4 notasi, yaitu tanda birama, ruas birama, garis birama, dan garis penutup.
Pola irama merupakan sekelompok bunyi yang dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang- ulang dan teratur. Dalam sebuah lagu, ada beberapa pola irama, yaitu pola irama rata, pola irama tidak rata, sincope, pola suku bangsa, poliritmik, dan polimerik.
Sedangkan membirama merupakan teknik dan seni memimpin permainan music bersama. Seara sederhana membirama berarti memimpin atau member aba- aba kepada segenap orang untuk menyajikan music atau menyanyi bersama. Membirama merupakan ketrampilan yang berwujud pola- pola isyarat dengan menggunakan gerak tangan dalam memimpin sajian music secara bersama- sama.
Irama
c. Syair
d. Nada
Nada adalah bunyi yang beraturan, yaitu memiliki frekuensi tunggal tertentu. Dalam teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Istilah "nada" sering dipertukarkan penggunaannya dengan "not", walaupun kedua istilah tersebut memiliki perbedaan arti.
e. Kostum
f.Tempo
Tempo adalah waktu; kecepatan; kecepatan dalam ukuran langkah tertentu; kecepatan dengan membandingkan gerak atau gerak tari tertentu. Tempo biasanya terletak di bagian kiri atas sebuah partitur, di bawah penulisan nada dasar lagu tersebut. Tanda ini digunakan untuk menyatakan kecepatan yang tepat, atau dianjurkan sang komposer, untuk memainkan atau menyanyikan sebuah karya musik. Cara terbaik untuk mengikuti tempo yang diinginkan adalah dengan menggunakan sebuah metronome yaitu alat pengukur kecepatan (tempo), sebuah alat yang bekerja dengan menggunakan prinsip bandul jam, menunjukkan berapa hitungan yang didapat dalam waktu satu menit. Berikut kita akan melihat pembagian ketetapan tempo dalam setiap menit:
TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan.
A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro : cepat
2. Allegratto : agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5. Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase : cepat dan girang
B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro moderato : cepatnya sedang
3. Andante : perlahan-lahan
4. Andantino : kurang cepat
C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo : lambat
2. Largissimo : lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh perasaan
g.Dinamika
TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan.
Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte = keras
2. ff : fortissimo = sangat keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4. mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6. p : piano = lembut 7. pp : pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano = setengah lembut
PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
- Diminuendo (dim) : melembut
- Perdendosi : melembut sampai hilang
- Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
- Calando : mengurangi keras
- Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
- Cresscendo : berangsur-angsur keras
- Decrsescendo : berangsur-angsur lembut
h.Melodi
Melodi merupakan unsur pokok dalam music yang menjadi pusat perhatian bagi para pemerhati dan penikmat music. Melodi merupakan perangkaian bunyi nada menjadi suatu rangkaian yang mewakili ide musik yang kemudian akan menjadi sajian yang mantap dan teratur jika dilengkapi unsur irama.
Dalam melodi, terdapat beberapa unsure pembentuk yaitu bunyi, notasi melodi, tangga nada, tanda kromatik, dan interval. Bunyi merupakan peristiwa getaran, dapat cepat, ataupun lambat. Jika bunyi bergetar dengan cepat, maka bunyi yang dihasilkan tinggi. Sedangkan jika sumber getarnya lambat, bunyi yang dihasilkan lambat.
Bunyi dapat di bagi menjadi dua, yaitu nada dan gaduh. Nada adalah bunyi teratur gerakan, baik lama maupun kecepatan getarnya, nada inilah yang akan dirangkai menjadi sebuah lagu atau melodi. Melodi tersebut kemudian dikembangkan menjadi notasi melodi untuk mempermudah dalam pembelajarannya. Misalakan notasi huruf John Curwen, notasi ini merupakan notasi paling mudah yang didasarkan pada bunyi nadanya yaitu notasi tersebut dibaca dengan do re mi fa so la si do. Notasi ini lebih tepat dikembangkan pada anak sekolah dasar, karena kemudahannya yaitu dengan menggunakan huruf pertama dari do – re – mi. Selain itu ada pula notasi angka (Cheve), notasi ini merupakan notasi pertolongan untuk mempermudah mempelajari notasi musik. Kemudian oleh orang awam dianggap sebagai notasi yang dianggap pokok, sehingga menganggap notasi ini sebagai notasi musik. Notasi ini memiliki kelebihan yaitu mudah (khususnya untuk tiga oktaf), akan tetapi tidak dapat digunakan dalam pengembangan dan penyajian musik pada tingkat yang lebih tinggi. Notasi ini juga memiliki tinggi nada yang tetap, sebab tinggi nada hanya diperbandingkan antara satu dengan yang lain. Notasi ini juga terbatas untuk penyajian musik lanjut, sahingga anak akan mengalami hambatan jika mempelajari notasi musik sebenarnya.
Sedangkan tangga nada yaitu susunan nada- nada yang memiliki jarak- jarak tertentu diantara satu nada dengan nada lain. Tangga nada disusun atas 8 nada, yaitu tangga nada diantonis, minor, kromatis, Debussy, pentatonis, pelog dan slendro.

Lagu yang ada di nusantara memiliki keunikan seperti;
1. Lagu Dangdut
Mempunyai Keunikan dari bunyi musiknya
Begitu semangat di tandai dengan alat musik gendang dan ketipung
2. Lagu Pop
Memiliki keunikan yaitu musiknya ringan dan syairnya mudah di pahami dan senada dengan jiwa para remaja
3. Lagu Keroncong
Memiliki keunikan lagu yang tenang dan syairnya penuh dengan makna dan arti kehidupan
4. Lagu campur sari
Merupakan kelompok lagu dan musik yang memandu berbagai instrumen musik yang di kemas sedemikian bagus dan memadukan jenis-jenis aliran lagu dengan iringan campur sari.
2.Lagu Daerah dari Sulawesi
a)      Lagu Angin Mamiri berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan
b)      Lagu Esa Mokan berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara
c)      Lagu Ma Rencong berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan
d)      Lagu 0 Ina Ni Keke berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara
e)      Lagu Pakarena berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan
f)       Lagu Peia Tawa-Tawa berasal dari daerah provinsi Sulawesi Tenggara
g)      Lagu Sipatokahan berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara
h)      Lagu Sitara Tillo berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara
i)        Lagu Tahanusangkara berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara
j)        Lagu Tondok Kadindangku berasal dari daerah provinsi Sulawesi Tengah
k)      Lagu Tope Gugu berasal dari daerah provinsi SulawesiTengah

3.Fungsi Lagu Nusantara
FUNGSI SENI TERBAGI MENJADI :
1. FUNSI INDIVIDUAL
a. Untuk memenuhi kebutuhan fisik
b. Untuk memenuhi kebutuhan Emosional


2. FUNGSI SOSIAL

a. Dalam bidang Agama
b. Dalam bidang Pendidikan
c. Dalam bidang Komunikasi
d. Dalam bidang Rekreasi
e.Sebagai media Apresiasi

4.Alat musik untuk mengiringi Lagu Nusantara

JENIS-JENIS ALAT MUSIK :
1. Alat musik Melodis adalah alat musik yang bernada, tetapi tidak bisa membentuk Accord,
contoh : Biola, Recorder, Pianika, Harmonika, Saxophone, Tropet.
2. Alat musik Ritmis adalah alat musik yang berfungsi untuk menegaskan ketukan dan biasanya tidak bernada.
Contoh : Drum, gendang, tamborin, Castanyet, triangle, gong.
3. Alat musik Harmonis adalah alat musik yang mampu membuat melodi dan juga mampu membentuk accord.
Contoh : Gitar, Piano, Key Board, Acordeon.

ACORD adalah rangkaian 3 (tiga) buah nada atau lebih, bila dibunyikan secara serempak maka akan terdengar indah dan harmonis. JENIS/GOLONGAN ALAT MUSIK : \
1. Alat Musik Pukul , contoh : triangle, tamborin, kastenyet, ring bell, tambur, genderang, belira, set drum, gendang, kolintang, angklung.
2. Alat Musik Tiup, contoh : Recorder, harmonica, pianika, terompet, saksofon.
3. Alat Musik petik, contoh : Gitar, ukulele, mandolin, harpa, sitar.

5.Makna/Interprestasi Lagu Nusantara
a.Makna dari Lagu Perjuangan
1.Indonesia Pusaka
Written by :Ismail Marzuki
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja puja bangsa
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata


masih ingat lagu tersebut? jika pertanyaan tersebut ditanyakan kepada adik – adik kita yang sedang duduk di bangku sekolah dasar atau SLTP atau kepada tukang becak, tukang ojek apakah mereka tahu? pertanyaan ini lah yang mendasari pembuatan tulisan ini. jarang atau tidak adanya lagu kebangsaan yang di dengarkan menyebabkan generasi muda indonesia tidak mengenal bangsa nya.
syair yang terdapat dalam lagu tersebut begitu indah dan memiliki arti yang sangat mulia. Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya.. ini menunjukkan rasa nasionalisme yang tinggi kala itu.
ide tulisan ini datang karena gw melihat rasa nasionalisme kita sudah hampir punah. berkali-kali kebudayaan asli indonesia di akui oleh negara tetangga, bahkan sampai-sampai pulau terluar indonesia dirampas.
mengapa semua ini terjadi? apakah indonesia sudah tidak memiliki kekuatan dalam daerah teritorialnya, sehingga tidak dihargai oleh negara lain. jika menengok ke belakang, di zaman orde baru indonesia sangat dihargai oleh negara tetangga baik di regional asean atau di regional dunia. semua karena pemerintahan zaman orde baru memiliki sistem yang dikenal sebagai ”hankamrata”.  
bagaimana dengan orde reformasi, ternyata negeri tercinta semakin terpuruk ke dalam lobang kehinaan yang sangat dalam. seakan tidak punya semangat untuk bangkit, pemerintah pun tidak memiliki konsep yang jelas untuk mengangkat harga diri bangsa. di orde reformasi ini, semakin banyak rakyat yang menderita karena banyak kebijakan pemerintah yang tidak memihak kepada rakyat. contohnya adalah kebijakan pemerintah yang berniat menaikkan harga BBM, sekolah yang mahal, sekolah yang tidak terurus. hal ini jelas-jelas membunuh supir angkutan kota (angkot), tukang ojek, pedagang sayur dll. karena mereka merasakan langsung dampak dari kenaikan BBM tersebut. sedangkan untuk anak sekolah, bagaimana mereka dapat belajar dengan tenang, jika sekolahnya hampir roboh.
jangan harap rakyat kecil, anak sekolah memiliki rasa nasionalisme yang tinggi jika untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka sudah sulit. karena yang terpenting untuk rakyat kecil dan anak sekolah adalah bagaimana hari esok. apakah mereka masih bisa hidup dan tetap bersekolah?
semoga rasa nasionalisme tetap ada di hati kita, hingga akhir masa..
b.Tanah air
Sebuah lagu lawas ciptaan Ibu Sud berjudul ‘’Tanah Airku’’ yang terlantun lewat bening suara Binu Sukaman jelas menggambarkan keindahan negeri ini lewat lirik demi liriknya.
Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Sejatinya dengan menjaga kelestarian alam negri inilah, bangsa ini dapat menghargainya. Hanya yang terjadi, kerap kali keserakahan duniawi meluruhlantakkan keindahannya. Hingga tinggalah hutan-hutan gundul, lubang-lubang tambang menganga hasil eksploitasi alam tanpa batas…
Sejatinya pula negeri ini subur makmur… gemah ripah loh jinawi… sebelum bentangan & hamparan sawan nan hijau berubah rupa berganti belantara beton nan menjulang tinggi, yang atas nama pembangunan seakan ''merestui'' setiap langkah pemuka negeri ini untuk mengkomersilkan setiap jengkal lahan yang ada.
Kiranya petinggi negeri ini perlu meresapi kembali bait demi bait lagu ‘’Serumpun Padi’’ karya Maladi yang mahsyur itu.
Serumpun padi tumbuh disawah
Hijau menguning daunnya
Tumbuh di sawah penuh berlumpur
Dipangkuan ibu pertiwi
Serumpun jiwa suci
Hidupnya nista abadi
Serumpun padi mengandung janji
Harapan ibu pertiwi
c.Ibu Pertiwi
Sebuah lagu lawas ciptaan Ibu Sud berjudul ‘’Tanah Airku’’ yang terlantun lewat bening suara Binu Sukaman jelas menggambarkan keindahan negeri ini lewat lirik demi liriknya.
Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Sejatinya dengan menjaga kelestarian alam negri inilah, bangsa ini dapat menghargainya. Hanya yang terjadi, kerap kali keserakahan duniawi meluruhlantakkan keindahannya. Hingga tinggalah hutan-hutan gundul, lubang-lubang tambang menganga hasil eksploitasi alam tanpa batas…
Sejatinya pula negeri ini subur makmur… gemah ripah loh jinawi… sebelum bentangan & hamparan sawan nan hijau berubah rupa berganti belantara beton nan menjulang tinggi, yang atas nama pembangunan seakan ''merestui'' setiap langkah pemuka negeri ini untuk mengkomersilkan setiap jengkal lahan yang ada.
Kiranya petinggi negeri ini perlu meresapi kembali bait demi bait lagu ‘’Serumpun Padi’’ karya Maladi yang mahsyur itu.
Serumpun padi tumbuh disawah
Hijau menguning daunnya
Tumbuh di sawah penuh berlumpur
Dipangkuan ibu pertiwi
Serumpun jiwa suci
Hidupnya nista abadi
Serumpun padi mengandung janji
Harapan ibu pertiwi
b.Makna dari Lagu Keroncong”Bengawan Solo”
Lagu-lagu keroncong karya almarhum Gesang Martohartono menunjukkan kesatuan antara seni dengan pribadinya, kata komponis musik kerakyatan Komunitas Lima Gunung Magelang, Sutanto Mendut.
"'Bengawan Solo' itu berbicara tentang perasaan-perasaan Solo, geografi Solo, sejarah Solo, lingkungannya, tentang dia sendiri yang orang Solo. Beliau melihat dirinya berhadapan dengan sejarah dan mencatat apa yang terjadi, mewakili lingkungannya
c.Makna dari Lagu anak”Bintang Kecil”
"Bintang Kecil,dilangit yang biru
Amat banyak,Menghias Angkasa
Aku ingin....Terbang dan Kemari...
Jauh tinggi,ke tempat kau berada"

Setiap lirik mempunyai makna masing-masing yang sangat berhubungan satu sama lain.

1. Bintang Kecil,dilangit yang biru
Kalimat diatas berbicara tentang Suatu Visi dan tujuan hidup Anda yang berada jauh didepan tetapi yang pastinya akan menjanjikan kesuksesan Anda.Bintang berbicara tentang suatu visi dan tujuan hidup Anda.

Suatu Visi dan tujuan hidup Anda tersebut dapat Anda lihat dan perkirakan apabila Anda selalu mempunyai pikiran yang positif,jernih,bersih dan selalu melihat kedepan. Karena apabila kita kaitkan dengan kalimat diatas,langit yang biru berbicara tentang pikiran yang bersih. Apabila pikiran kita sering tidak tenang,maka bukan langit yang berwarna biru,namun langit akan mendung dan bintang tidak dapat terlihat.

2. Amat banyak,Menghias Angkasa
Amat banyak.Menghias Angkasa
berbicara tentang sangatlah banyak tujuan hidup dan visi manusia.Setiap manusia pastilah mempunyai visi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.Namun ingat,setelah Anda mempunyai sebuah visi,fokuslah pada visi yang Anda punyai dan janganlah melihat bintang yang lain.Fokuskan dan Niatkan terus pada visi Anda.

Bagaimana cara menemukan visi Anda??
- Temukan dulu potensi yang ada dalam diri Anda (bagaimana cari tahu potensi dapat dilihat di motivasi saya 3 hari yang lalu)
- Dalami potensi Anda
- Berani mencoba suatu profesi yang berhubungan dengan potensi Anda
- Tidak pernah putus asa dan pantang menyerah.
- Jika Anda sudah merasa nyaman dengan potensi Anda,dan Anda dapat menggunakan potensi Anda untuk meraih suatu kesuksesan,maka Anda telah mempunyai suatu VISI.

3. Aku ingin....Terbang dan Kemari...
Terbang
berbicara tentang kita harus meraih bintang itu.Kita harus meraih Kesuksesan dan Visi kita itu.Apapun yang terjadi,kita harus dapat meraihnya.

Bagaimana cara kita meraih visi kita itu dengan sempurna?
- Mulailah Anda setia pada hal-hal kecil.
Apapun pekerjaan Anda,tetaplah Anda selalu setia dan semangat ketika melakukan pekerjaan itu.
INGAT,ketika Anda setia pada hal-hal kecil,maka otomatis hal-hal yang lebih besar pasti akan datang kepada Anda.
- Berhubungan baik dengan rekan-rekan sekerja dan teman Anda.
Ingat,Anda bekerja itu tidak sendirian.Apapun usaha Anda,Anda pasti membutuhkan bantuan orang lain.Manusia adalah makhluk sosial. Jika Anda bsa bersosialisasi dengan baik,maka rekan Anda akan percaya kepada Anda dan akan selalu mendukung Anda untuk mengejar visi itu.
- Siapkan mental Anda
Dalam usaha untuk meraih visi Anda,ada kalanya Anda mendapatkan suatu kritik pedas/hujatan/hinaan dari orang lain.Entah orang itu sirik atau benci kepada Anda.
INGAT,orang yang konsisten untuk mengejar visinya ialah orang yang mempunyai mental sekuat BAJA. Orang yang yang mempunyai mental baja mempunyai pikiran untuk MENGUBAH hinaan/kritik pedas menjadi hal yang membuat dia berdiri dan MAJU.
Asah terus mental Anda, dan jadikanlah MENTAL Anda sekuat BAJA agar Anda dapat mencapai visi itu dengan sempurna
- Banyak berdoa dan minta pertolongan Tuhan
Ingat,Kitapun juga harus berdoa dan selalu minta pertolongan dari Tuhan. Karena percayalah satu hal,bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anaknya. Apabila kita meminta dengan sungguh-sungguh, Tuhan pasti akan membantu setiap kita untuk mencari dan menggapai visi itu.

Kemari
berbicara tentang, Apabila kita telah terbang dan mendapatkan visi itu, kita membagikan hasil yang kita raih kepada sesama. Entah dapat dilakukan dengan memotivasi orang lain,atau kiat-kiat bisnis atau sumbangan kemanusiaan dan sebagainya. Visi yang kita telah raih tersebut merupakan bukti bahwa kita menjadi sosok pribadi yang sukses.

4. Jauh tinggi,ke tempat kau berada
Lirik yang terakhir ini berbicara tentang Kita untuk selalu menetap pada visi kita. Apa yang telah kita raih,kita terus kembangkan terus visi kita untuk selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
"Janganlah Takut untuk selalu mencoba,Janganlah takut untuk selalu melangkah, Janganlah pernah menyerah jika engkau Gagal, Karena untuk menuju suatu kesuksesan,harus melalui tahap yang namanya KEGAGALAN "

d.Makna dari Lagu Dangdut”alamat palsu”
Kemana Kemana Kemana
Kuharus Mencari Kemana
Kekasih Tercinta Tak Tahu Rimbanya
Lama Tak Datang Ke Rumah
Dimana Dimana Dimana
Tinggalnya Sekarang Dimana
Kesana Kemari Membawa Alamat
Namun Yang Kutemui Bukan Dirinya
Sayang Yang Kuterima Alamat Palsu
Ku Tanya Sama Teman-Teman Semua
Tetapi Mereka Bilang Tidak Tahu
Sayang Mungkin Diriku Sudah Tertipu
Membuat Aku Frustasi Dibuatnya
Membaca bait-bait di atas pasti kita akan kenal , …… ya itu adalah bait-bait dari lagunya Ayu Tingting yang berjudul Alamat Palsu. Lagu yang sedang booming tersebut membawa berkah kepada pelantunnya, banyak job yang diterimanya.
Kadang kita hanya membaca dan melafalkan saja apa yang kita suka, namun kalo kita simak lagu tersebut sungguh sangat dalam maknanya.
Selama ini kita mencari “Kekasih” yang sebetulnya sudah kita ketahui “alamatnya”, namun karena kesombongan kitalah “Kekasih” itu seolah tak pernah datang ke tempat kita.
Padahal kalo kita mau jujur dan sedikit kembali membuka “catatan” yang dulu sering kita baca, disana tertulis “ …… dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, ….. (QS Qaaf : 16)

d.Makna dari Lagu Daerah
1.Lir-ilir
Lir-ilir, Lir Ilir
Tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo
Tak sengguh temanten anyar
Cah Angon, Cah Angon
Penekno Blimbing Kuwi
Lunyu-lunyu penekno
Kanggo Mbasuh Dodotiro
Dodotiro Dodotiro
Kumitir Bedah ing pinggir
Dondomono, Jlumatono
Kanggo Sebo Mengko sore
Mumpung Padhang Rembulane
Mumpung Jembar Kalangane
Yo surako surak Iyo!!!
Tembang diatas pasti sudah akrab ditelinga kita
apalagi bagi orang-orang jawa yang notabene berada dalam wilayah penyebaran agama Wali Songo
tidak sedikit orang yang mencoba untuk menguraikan makna tembang diatas baik dalam konteks hubungannya dengan sejarah, syariat Islam bahkan Hakikat yang terkandung di dalamnya.
pada tulisan singkat ini Khaylif mencoba untuk sedikit menguraikan makna dari tembang tersebut, jika ada kekurangan atau kesalahan adalah karena keterbatasan Khaylif dalam pemahaman semoga Alloh memaafkan dan jika ada kebaikannya hal itu semata-mata datang dari Alloh SWT
Makna tembang tersebut menurut Khaylif:
1.  Lir-ilir, Lir-ilir (Bangunlah, bangunlah)
Tandure wus sumilir (Tanaman sudah bersemi)
Tak ijo royo-royo (Demikian menghijau)
Tak sengguh temanten anyar (Bagaikan pengantin baru)
Makna: Sebagai umat Islam kita diminta bangun. Bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas untuk lebih mempertebal keimanan yang telah ditanamkan oleh Alloh dalam diri kita yang dalam ini dilambangkan dengan Tanaman yang mulai bersemi dan demikian menghijau. Terserah kepada kita, mau tetap tidur dan membiarkan tanaman iman kita mati atau bangun dan berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan mendapatkan kebahagiaan seperti bahagianya pengantin baru.
2   Cah angon, cah angon (Anak gembala, anak gembala)
Penekno Blimbing kuwi (Panjatlah (pohon) belimbing itu)
Lunyu-lunyu penekno (Biar licin dan susah tetaplah kau panjat)
Kanggo mbasuh dodotiro (untuk membasuh pakaianmu)
Makna: Disini disebut anak gembala karena oleh Alloh, kita telah diberikan sesuatu untuk digembalakan yaitu HATI. Bisakah kita menggembalakan hati kita dari dorongan hawa nafsu yang demikian kuatnya?
Si anak gembala diminta memanjat pohon belimbing yang notabene buah belimbing bergerigi lima buah. Buah belimbing disini menggambarkan lima rukun Islam. Jadi meskipun licin, meskipun susah kita harus tetap memanjat pohon belimbing tersebut dalam arti sekuat tenaga kita tetap berusaha menjalankan Rukun Islam apapun halangan dan resikonya.
Lalu apa gunanya? Gunanya adalah untuk mencuci pakaian kita yaitu pakaian taqwa.
3.  Dodotiro, dodotiro (Pakaianmu, pakaianmu)
Kumitir bedah ing pinggir (terkoyak-koyak dibagian samping)
Dondomono, Jlumatono (Jahitlah, Benahilah!!)
Kanggo sebo mengko sore (untuk menghadap nanti sore)
Makna: Pakaian taqwa kita sebagai manusia biasa pasti terkoyak dan berlubang di sana sini, untuk itu kita diminta untuk selalu memperbaiki dan membenahinya agar kelak kita sudah siap ketika dipanggil menghadap kehadirat Alloh SWT.
4.  Mumpung padhang rembulane (Mumpung bulan bersinar terang)
Mumpung jembar kalangane (mumpung banyak waktu luang)
Yo surako surak iyo!!! (Bersoraklah dengan sorakan Iya!!!)
Makna: Kita diharapkan melakukan hal-hal diatas (no 1-3) ketika kita masih sehat (dialambangkan dengan terangnya bulan) dan masih mempunyai banyak waktu luang dan jika ada yang mengingatkan maka jawablah dengan Iya!!!
Lir ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh? kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar. Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.
Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro. Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir. Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore. Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane. Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
b.soleram
Soleram Soleram
Soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya
Satu dua tiga dan empat
Lima enam tujuh delapan
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
Kawan lama ditinggalkan jangan
“jadi kita jangan meninggalkan teman lama walau kita sudah mempunyai teman baru”
6.Elemen- elemen dari Lagu Nusantara
a.Irama
Irama adalah  ketukan yang teraturpola ritme tertentu dinyatakan dengan nama .Irama sebagai susunan tertentu yang mengatur kecepatan panjang pendeknya not dalam suatu karya musik.
b.Tempo
Tempo adalah tenda untuk menggambarkan cepat lambatnya suatu lagu yang dinyanyikan.
c.Nada
Nada atau tangga nada merupakan tinggi rendahnya bunyi yang di nyanyikan  dalam musik.
d.Dinamik
Dinamik merupakan keras lemahnya sebuah nada yang dinyanyikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...