Sabtu, 19 November 2011

Tugas B.INDONESIA


Nama  : Qurrata a’yuni
Kelas    : VIII A
Judul Buku : Di Atas Sajadah Cinta
Penulis : Habiburrahman El-Shirazy
SINOPSIS “DIATAS SAJADAH CINTA”
D
i serambi masjid Kufah , terdapat seorang pemuda berdiri tegap menghadap kiblat.kedua matanya memandang tempat sujud.bibirnya melantunkan ayat suci  al-qur’an,dia adalah Zahid “seorang ahli zuhud”,dia di kenal di lingkungan masyarakat dengan ketampanan nya dan paling mencintai masjid KUFAH.
Sedangkan , di pinggir kota terdapat rumah yang sangat mewah bagaikan istana.Rumah itu milik seorang saudagar kaya yang memiliki kebun kurma yang sangat luas dan hewan ternak yang tak terhingga jumlahnya.Di dalam rumah itu terdapat seorang perempuan yang sedang menari-nari dan mendedangkan syair-syair cinta dengan penuh gembira, dia sangat cantik memesona, namanya adalah Afirah. Di ruang tengah kedua orang tuanya tersenyum mendengarkan syair-syair cinta yang di dendangkan oleh putrinya. Ibu nya bilang kepada ayahnya, supaya putrinya segera di nikahkan karena sudah beranjak dewasa, ayah nya pun setuju dengan pendapat ibunya, dia juga bercerita kepada istrinya , ‘bahwa saat di pasar bertemu dengan pemuda yang tampan dan kaya , namanya Yasir.Dia meminang Afirah,ayahnya  Afirah sangat setuju karena saat dia susah , orang tua Yasir telah menolongnya.
Keesokan harinya, setelah Zahid selesai melakukan shalat dhuha , dia pergi untuk menjenguk saudaranya. Dia melewati perkebunan kurma yang sangat luas milik Abu Afirah.Tiba-tiba dari kejauhan dia melihat titik hitam, Ia terus berjalan dan titik hitam itu semakin membesar dan mendekat.Ternyata, dia melihat seseorang yang sedang menunggang kuda dan terdengar suara wanita,suara itu dari arah penunggang kuda. Setelah berada di dekatnya , Zahid pun menghentikan kuda itu, akhirnya kuda itu segera berhenti.Perempuan yang ada di punggung nya terpelanting jatuh,untungnya wanita itu tidak apa-apa , hanya saja tangan kananya terkilir.Wanita itu bernama Afirah putra dari Abu afirah.
 Ketika, Zahid akan melanjutkan perjalananya , tiba-tiba afirah berdiri dihadapan zahid meanatap ketampananya, dan zahid pun merasakan hal yang sama.setelah beberapa lama mereka berdua berbiincang-bincang ,afirah memberikan sapu tangan yang berwarna hijau sebagai tanda terimakasih . Setelah itu Zahid un melanjutkan perjalanannya.
Saat malam,Afirah terpekur di kamarnya. Ia memikirkan kejadian tadi pagi di kebun kurma,dia selalu membayangkan zahid “pemuda yang tampan dan ahli zuhud” ,dia mencintai Zahid karena ketampanan dan ketaatanya .Sedangkan Zahid , menangis di masjid Kufah , dia menangisi kekhusyukan hatinya dalam shalat ,dia teringat afirah perempuan yang sangat cantik, ia juga jatuh cinta kepadanya.
Pagi hari , Zahid pergi ke rumah Afirah.Hatinya mantap untuk melamarnya.Disana ia di sambut baik oleh kedua orang tua Afirah. Zahid berkata kepada ayahnya Afirah , bahwa ia melamar Afirah . Namun ayah afirah , terdiam sesaat , dan ayahnya Afirah berkata kepada Zahid, bahwa afirah sudah di lamar oleh Yasir , 3 hari yang lalu . zahid merasa keewa mendengar berita itu , ia segera pulang ke masjid.
Seasampai nya di masjid ia sedih.dia selalu memikirkan Afirah , akhirnya dia sakit danberkali-kali pingsan.Ketika keadaanya kritis seorang jamaah membawa dan merawat di rumahnya. Zahid selalu mengucapkan nama Afirah.Kabar tentang derita yang di alami zahid tersebar di seantero Kota kufah,termasuk Afirah .rasa cinta yang tak kalah besarnya membuat dia menulis surat pendek , isi surat itu bahwa afirah menyatakan cinta nya kepada Zahid , tapi apa daya dia sudah di lamar oleh Yasir.Dia menitipkan suratnya kepada seorang pembantu , dan surat itu harus segera disampaikan.Zahid menerima surat itu dengan penuh kegembiraan. Setelah ia usai membaca surat dari Afirah , ia segera membalasnya , dalam surat itu berisi “bahwa zahid juga sanga mencintanya , dia berpesan kepadanya agar mereka bisa bersatu , maka harus berdoa kepada allah untuk memohon pertolongan .Begitu juga afirah , sangat senang menerima surat dari Zahid .ia segera membacanya . setelah selesai ,Ia langsung menagis , dia menangis karena dia telah menemukan pemuda yang shaleh. Dia mulai meninggalkan kemewahan dunia . Dia selau shalat malam  dan banyak ibadah serta memohon kepada allah , agar dia dengan zahid dapat bersatu .
Setelah beberapa lama , akhirnya ayah Afirah memutuskan pertunangannya dengan Yasir dan ayahnya menyuruh afirah agar segera menikah dengan Zahid . Akhirnya Mereka berdua sudah bersatu , mereka saling mencintai .
*TAMAT*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...